Tuesday, February 9, 2010

BADAI SILAM

Malam yang semakin meninggi
Beransur melucutkan diri
Silam semalam membekas ingatan
Kemesraan melambai pergi

Segulung badai mengejar gelora
Mengheret tangis dalam tragis
Mengongkong jaringan kata kata
Dalam berbicara tentang bahagia

Bulan mengait mimpi di bintang suram
Mengumpul harap dan menyimpul kenangan
Andai malam melukiskan hadirnya
Siangpun berlalu dari pelukan waktu

Rindu menjadi segumpal dendam
Luka menjadi bunga di dasar hati
Kehilangan mengundang derita
Kekecewaan  memasung bahagia

Sejambak jambangan masa
Menjadi perhiasan semalam
Kegelapanpun merangkak pergi
Meninggalkan resah seorang wanita..

2 comments:

kelompen said...

Qasih
ketika rindu bertamu,
silam adalah ilham
semalam adalah ruang

Qasih said...

silam yang terkunci adalah semalam yang pergi..bersama rindu yang tak akan hadir lagi untuk kedua kali..