!-end>!-local>
Saturday, February 6, 2010
HADIRMU
Tika damai hati telah hilang
Hadirmu penuh dalam makna
Tika air mataku menjadi gelombang
Kau bina jambatan dari luka semalam
Saat resah terjadi
Terasa ingin memanggil namamu
Mencari ruang terang dalam senggang yang terhimpun
Menjalin rupa pada wajah berbingkai luka
Hadirmu antara gelisah yang bergulung
Dalam segenggam sepi,kugalas seberkas duka
Antara rimbun pohon hijau
Kukutip helaian rindu yang tercicir
Terima kasih menjadikan hidup ini bermakna
Meski malam nya gelisah..siang amat bhagia
Setelah sekian lama bertenggek di dahan sengsara
Aku membina yakin pada dinding kasih sayangmu
Pada angin sampaikan rasaku
Bawalah daunan kering terbang pergi
meninggalkan keluh di jantung perjalanan
Di tanah terpamir lakaran hidup
Di langit terhias gambaran payah
Padamu ku pohon keindahan dari hati yang rawan
Sinari aku dengan setiamu..
Sirami aku dengan embun sayangmu..
Mengusapi luka luka yang tercalar dari sayu wajah
Biar bulan di jendela mengintai dukaku
Namun aku ingin mati dalam setia...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 comments:
aku ingin
pada segala ingin yang mungkin
aku mahu
pada segala mahu yang malu
beriku seulas isi bukan pilu..
kelompen..keinginan seringkali memaksa diri mencari ruang untuk sebuah peluang..
Post a Comment